PUNYA CAPTIVA DIESEL? PERHATIKAN INJECTORNYA!

Fuel Line System mesin Captiva Diesel identik jantungnya mesin. Mengapa? karena jenis mesinnya, pertama masih Completely Built Up, kedua Common – Rail Technology, ketiga sudah standar Emisi Euro 4. Atau pada bagian filter solar, injektor, dan seterusnya sangat sensitif terhadap kualitas solar. Ketentuannya pakai sulfur solar maksimal 350PPM. Ketika menggunakan jenis solar performa rendah pasti bermasalah.

Namun jika jenis solar performa rendah sebut saja Biosolar di Up Grade atau ditingkatkan kualitasnya terlebih dahulu maka yang terjadi malah sebaliknya, Fuel Line System jadi lebih awet tidak mudah kotor terlebih mampet.

Semoga bermanfaat bagi para pegiat komunitas mobil diesel terutama Captiva Diesel Club (CDC), Captiva Community Indonesia (CCI), dan Chevrolet Captiva Lover Indonesia (CCLI). Komunitas Captiva Indonesia (KCI)

Untuk lebih jelasnya bisa buka Situs http://www.problemmobildiesel.com

“Solar Cong” Bagaimana Kualitasnya?

“Solar cong” adalah istilah yang tidak baku dan mengacu pada bahan bakar solar yang kemungkinan besar berasal dari penyulingan minyak cong atau minyak mentah tanpa melalui proses resmi seperti minyak solar industri atau solar subsidi Pertamina.  Menggunakan bahan bakar jenis ini sudah barang tentu dapat merusak mesin karena kualitasnya yang tidak terjamin dan tidak memenuhi standar baku. Berbeda dengan solar industri yang memiliki spesifikasi tinggi atau solar subsidi untuk masyarakat, “Solar Cong” tidak memiliki standar kualitas yang jelas dan berbahaya bagi kendaraan.

Untuk dirubah atau menjadikannya jenis solar performa tinggi, “Solar Cong” itu sendiri harus dilakukan lanjutan proses Blending. Yaitu ditambahkannya beberapa formula super kompatibel aditif. Selling Point dari tindakan Blending tersebut diatas agar partikel Sludge – endapan lumpurnya lenyap, kandungan sulfur dan kandungan airnya turun secara kompatibel, titik nyala PMCCnya meningkat, dan angka setane atau daya bakarnya naik secara proporsional.

www. problemmobildiesel.com menjelaskan, berdasarkan hasil uji analisis SUCOFINDO LABORATORIES terdapat perbedaan mencolok antara data SEBELUM dan data SESUDAH dicampur dengan formula super kompatibel. Berikut perbedaannya;

Partikel Sludge atau endapan lumpurnya nyaris tidak ada, kandungan sulfur maupun airnya turun secara kompatibel, titik nyala PMCCnya ada peningkatan, dan angka setane atau daya bakarnya berubah naik. Dengan adanya Blending seperti uraian diatas maka bisa dipastikan semua jenis solar performa rendah seperti “Solar Cong” atau Biosolar atau solar sejenis bisa digunakan di mesin mobil diesel Common-Rail Euro 4 terlebih diesel konvensional. Apalagi pada mesin Industri atau mesin kapal, 100% performa mesinnya dijamin aman, utamanya pada bagian terpenting mesin yaitu Fuel Line System seperti filter solar, injektor, dan seterusnya, tidak mudah kotor apalagi mampet.

Formula super kompatibel aditif ini sangat cocok untuk pengais rupiah dalam bisnis tambang, Refinery, atau usaha sejenis mengingat hasilnya sangat2 Recommended. Untuk lebih jelasnya Anda bisa buka Situs http://www.problemmobildiesel.com

Semoga artikel pendek ini bermanfaat bagi yang berkecimpung dalam usaha Refinery, tambang, atau bisnis Automotive di Indonesia. [PROBLEMMOBILDIESEL]

Mitsubishi Pajero 2025 Terlebih Generasi Pertama Bisa Pakai Biosolar, Begini Caranya!

Mesin Mitsubishi Pajero Dakar dari generasi pertama hingga hingga 2025 Fuel Line System-nya sudah Common – Rail Technology atau sudah Euro 4. Tapi bukan CBU (Completely Built Up) melainkan IKD (Incompletely Knocked Down). Artinya bahan bakarnya bisa pakai sulfur solar maksimal 350PPM seperti Solardex. Hal ini karena sudah disesuaikan dengan kondisi bahan bakar di Indonesia.

Pertanyaannya, apakah bisa pakai Biosolar? 100% bisa dan sama sekali tidak berdampak pada performa mesin. Asal sekali lagi asal, Sludge atau endapan lumpurnya dilenyapkan, kandungan sulfur dan kandungan airnya diturunkan secara kompatibel, titik nyala PMCCnya ditingkatkan, dan angka setane atau daya bakarnya dinaikkan. Tujuan utamanya agar filter solar injektor, dan seterusnya tidak mampet. Seperti contoh dibawah ini;

Untuk lebih jelasnya Anda bisa buka rujukan situ dibawah ini;

Semoga artikel ini bermanfaat bagi pengguna mobil diesel modern Euro 4 terlebih Mitsubishi Pajero Dakar di Indonesia,

Mayoritas Ini Penyebab Mesin Mobil Diesel Ngadat Ngak Bisa Top Speed Dan Boros

Fuel Line System pada mesin mobil Common – Rail Technology atau diesel Euro 4 adalah jantungnya mesin. Karenanya pihak bengkel resmi ATPM menganjurkan pakai jenis solar performa tinggi seperti Solardex.

4 [ empat ] parameter dari bahan bakar solar yang harus diperhatikan karena ini parameter ini sebab utama performa mesin sangat terganggu, utamanya filter solar, injektor dan seterusnya. Yaitu partikel Sludge atau endapan lumpur yang tinggi, kandungan sulfur kandungan air yang tinggi, titik nyala PMcc yang rendah, dan angka setane atau daya bakarnya yang rendah.

4 [ empat ] parameter tersebut diatas ada pada semua jenis solar, baik itu Solardex terlebih Biosolar.

Pada kali ini, tidak membahas Solardex tapi sebatas membahas Biosolar. 4 [ emat ] parameter yang ada pada Biosolar jika di Up Grade, Sludge atau endapan lumpurnya dilenyapkan, kandungan sulfur kandungan airnya diiturunkan secara kompatibel, titik nyala PMccc di tingkatkan, dan angka setane atau daya bakarnya dinaikkan maka sangat bisa Biosolar ini digunakan di semua mesin mobil diesel Common – Rail Technology atau diesel Euro 4. Selanjutnya Anda bisa klik http://www.problemmobildiesel.com

Berikut hasil uji analisa Sucofindo Laboratories tentang bahan bakar solar, Sebelum dan sesudah pakai cairan Recommended yaitu GPGOLD Commplete Diesel Treatment

Semoga artikel ini bermanfaat bagi pemilik mobil diesel khususnya mobil diesel Common – Rail Technology atau diesel Euro 4.

Ini Solarnya TOYOTA HILUX!

Spesifikasi umum mesin Toyota Hilux [ CBU – COMPLETELY BUILT UP ] di Indonesia bermesin diesel 2GD-FTV 2.400 cc DOHC. Mesin ini menggunakan sistem bahan bakar Diesel dengan Common Rail Injection. Aturan bahan bakarnya harus menggunakan sulfur solar 50PPM. Faktanya, solar yang beredar dipasaran seperti Solardex 350PPM terlebih Biosolar 1200PPM. Ini masalah!

Di Indonesia, rata – rata penggunaan Toyota Hilux mobilisasinya sangat tinggi karena memang sebagai Support kendaraan operasional. Dalam kalkulasi bisnis harus pakai jenis solar performa rendah karena harganya masih masuk yaitu 6.500 per liter, yaitu Biosolar atau solar sejenis. Hanya saja sangat beresiko di mesin utamanya bagian Fuel Line System, seperti; filter solar, injektor, dan seterusnya cepat kotor mampet dan tidak sedikit budget yang harus keluar untuk perbaikan atau semi Overhaul.

Namun sebagian besar para pengguna mobil operasional ini sudah mahir dalam mengatasi masalah “problem solar” seperti penjelasan diatas. Apa itu?, dilakukannya konversi pemakaian bahan baka solar yaitu pakai jenis solar performa rendah seperti Biosolar atau sejenisnya tapi di Up Grade terlebih dahulu, tujuannya tak lain agar bagian Fuel Line System 100% tetap aman terawat seperti barunya,

“Melenyapkan Sludge atau endapan lumpur Biosolar, menurunkan kandungan sulfur dan airnya secara kompatibel Biosolar, menaikkan titik nyala PMCC Biosolar, dan menaikkan angka setane atau daya bakar Biosolar “

Ini nggak ubahnya seperti perusahaan Refinery dalam membuat jenis solar performa tinggi seperti Solar Dex. Dari jenis solar performa rendah pasti ada tambahan dalam proses pembuatannya. Yaitu ditambahkannya formula super kompatibel aditif seperti; Dispersant, untuk meningkatkan angka setane sekaligus sebagai pemecah deposit yang dihasilkan solar atau untuk mengendalikan kotoran agar ter-dispersi merata dalam bahan bakar. Demulsifier, sebagai penjaga kemurnian bahan bakar solar dari campuran air. Detergency, untuk membersihkan mesin dalam hal ini Fuel Line System dari deposit karbon.  Corrosion Inhibitor, berfungsi sebagai pelindung anti karat. Antifoaming, untuk mencegah terjadinya buih atau solar masuk angina. Dan beberapa zat sejenis.

Simak beberapa cuplikan video cara merubah biosolar jadi solardex dibawah ini;

Biasanya masalah solar para pegiat Diesel Community di Indonesia seperti DOUBLE CABIN, CAPTIVA DIESEL, SANTAFE, RANGER, EVEREST, DMAX, PAJERO, FORTUNER, dan sejenisnya mampir disitus ini; https://problemmobildiesel.com/

Semoga artikel ini bermanfaat khususnya bagi pengguna kendaraan diesel di Indonesia. Baik itu diesel CBU (Completely Built Up), CKD (Completely Knocked Down), maupun IKD (Incompletely Knocked Down). [BENGKELMOBILDIESELJAKARTA]

MOBIL DIESEL EURO 4, APA SOLARNYA???

BENGKEL MOBIL DIESEL JAKARTA memberikan rekomendasi untuk semua pemilik mobil diesel di Indonesia. Untuk memperoleh cairan Complete Diesel Treatment atau Injector Safety Fluid yang Recommended ini sebaiknya langsung di Online Shop pabriknya langsung, dibawah ini;

TOKOPEDIA – https://tk.tokopedia.com/ZSA64Vwuq/

SHOPEE – https://id.shp.ee/thKXgAC

Semoga artikel ini bisa membantu masyarakat Indonesia, utamanya yang memiliki kendaraan diesel terlebih kendaraan diesel Common-Rail atau Euro 4.

PROBLEM MOBIL DIESEL DI INDONESIA

Seperti kita pahami, mesin mobil diesel Euro 4 sudah Commonrail Technolgy artinya dianjurkan pakai sulfur solar 50PPM. Sangat beda halnya dengan mesin mobil diesel konvensional, yang masih pakai Injection Pump masih bisa pakai sulfur solar 500PPM. Faktanya solar yang beredar dipasaran seperti Pertamina Dex 350PPM terlebih Biosolar 1200PPM. Ini masalah!

Satu – satunya solar yang mendekati sulfur 50PPM tak lain adalah Pertamina Dex hanya saja harganya sangat2 mahal yakni 14.350 sementara Biosolar 6.800.

Di Indonesia, satu – satunya Produk yang paling Recommended tak lain adalah GPGOLD COMPLETE DIESEL TREATMENT dan produk ini tersedia atau Buffer Stock di setiap bengkel besar tapi sayanga adanya di SE-JABODETABEK.

Ini videonya;

Pengguna mobil diesel atau diesel mania bisa dapatkan cairan ini Onlineshop dibawah ini;

SHOPEE:

https://id.shp.ee/thKXgAC

TOKOPEDIA:

https://tk.tokopedia.com/ZSA64Vwuq/

Semoga ulasan ini sangat bermanfaat khususnya penggemar mobil diesel di Indonesia.

Oplos Bensin Begini Caranya

Mobil bensin yang memiliki rasio kompresi mesin 10 : 1 kebawah dengan rasio kompresi mesin diatas 12 : 1 sangat beda jenis oktan bensinnya. Rasio kompresi mesin 10 : 1 harus pakai jenis bensin RON90 ( Ratio Octane Number ). Sedangkan mobil bensin yang memiliki rasio kompresi mesin 12 : 1 harus menggunakan jenis bensin RON98. Jika menyimpang yang terjadi adalah: Pembakaran tidak sempurna, penumpukan Kerak, Knocking atau detonasi, penurunan performa, dan dipastikan merusak mesin.

Dasar pertimbangannya karena pada jenis bensin performa tinggi seperti RON98 kandungan sulfurnya rendah hanya 50PPM, sulfur merkaptannya 20PPM dan tanpa timbal. sedangakan RON90 kandungan sulfurnya sangat tinggi 500PPM, sulfur merkaptannya 20PPM, kandungan timbalnya 0,013 gram per liter.

Berikut, bagaimana caranya merubah bensin RON90 jadi bensin RON98. sudah barang tentu angka oktannya dinaikkan, sulfurnya diturunkan secara kompatibel begitu juga kandungan timbalnya. Berikut videonya:

Yang jelas, Pertalite dinaikkan angka oktannya jadi RON98, kandungan sulfur dan timbalnya diturunkan secara kompatibel maka bisa dipakai pada mobil bensin yang memiliki rasio kompresi mesin diatas 12 : 1 dan satu lagi, mesin tetap terawat serta performa mesinnya pun tetap optimal.

Cairan atau Complete Octane Booster yang ada pada video diatas bisa diperoleh di beberapa Onlineshop dibawah ini:

Semoga artikel ini sangat berguna bagi pengendara atau pemilik mobil bensin utamanya yang mobil dengan dengan rasio kompresi mesin diatas 12 : 1. SALAM HEMAT.

PERHATIKAN, YANG PUNYA INNOVA DIESEL, FORTUNER, HILUX, HIACE, DAN LANDCRUISER

Innova Diesel, Fortuner, Hilux, Hiace, dan Land Cruiser, adalah sederet mobil diesel yang sudah Commorail Technology atau identik dengan diesel euro 4, sangat2 dianjurkan pakai jenis solar performa tinggi seperti Pertamina Dex. Dasar pertimbangannya, karena Pertaminadex memiliki kandungan sulfur relatif rendah kisaran 350PPM. Beda halnya dengan Biosolar yang memiliki kandungan sulfur 1200PPM.

Mengapa harga Biosolar jauh lebih murah dibanding Pertaminadex?, Hal ini karena kandungan sulfurnya tinggi begitu juga kandungan airnya belum lagi parameter Sludge atau endapan lumpurnya. Jenis solar ini biasanya digunakan mesin mobil diesel konvensional yang nota bene sistem saluran bahan bakarnya masih menggunakan Injection Pump

Di Indonesia Injector Safety Fluid yang paling recommended seperti dibawah ini;

https://www.tokopedia.com/archive-brq-kelapa/gpgold-complete-diesel-treatment

https://shopee.co.id/GP-GOLD-COMPLETE-DIESEL-TRATMENT-i.983060742.20478115022

Semoga ulasan ini bermanfaat bagi pemilik mobil diesel euro 4 utamanya pemilik Innova Diesel, Fortuner, Hilux, Hiace, dan Land Cruiser. SALAM KOMUNITAS.

PROBLEM MOBIL DIESEL DI INDONESIA

Fuel Line System atau sistem saluran bahan bakar pada mesin mobil diesel merupakan jantungnya mesin diesel. Pada mesin mobil diesel Commonrail Euro 4 sangat dianjurkan pakai sulfur solar 50PPM. Sedangkan pada mobil diesel konvensional masih bisa pakai sulfur solar 500PPM.

Faktanya solar yang beredar dipasaran tidaklah demikian. Pada sulfur Solardex 350PPM dan sulfur Biosolar 1200PPM. Ini masalah. Berikut untuk mengatasi masalah solar khususnya pada mesin mobil diesel euro4.