Meski sebagian besar bengkel resmi ATPM atau khususnya pegiat Automotive Community di tanah air paham bagaimana cara pemakaian cairan GP-GOLD® – COMPLETE DIESEL TREATMENT yang akurasi
Seperti kita ketahui bersama bahwa semua kendaraan mesin diesel terlebih Commonrail Direct Injection (CRDi) baik itu Euro 2, 3, 4, 5, 6, problem utamanya ada pada Injector atau Part Fuel Line System.Injector mampet atau jebol 100% akibat kandungan air, sulfur, dan lubritas/ pelumas dari bahan bakar solar, apapun merk dan jenisnya solar. Begitu juga adanya timbul kerak, korosi pada Part Fuel Line System yang lainnya.
Kandungan sulfur dalam solar memberikan pengaruh negatif pada emisi gas buang dan memberikan pengaruh positif pada pelumasan injeksi mesin diesel. Sifat lubritas tidak berhubungan langsung terhadap kandungan sulfur tetapi beberapa komponen organik sulfur dalam solar dapat mencegah keausan pada permukaan logam yang bergesekan (baca: Injector). Komponen sulfur yang memberikan perlindungan terhadap permukaan logam tersebut adalah Polycyclic Aromatic yang mengikat oksigen, sulfur, dan nitrogen.
Agar Injector awet tahan lama, Fuel Pump – Fuel Filter nggak gampang kotor, Part Fuel Line System kendaraan diesel Anda bebas kerak – korosi, performa mesin tetap bisa optimal, tambahkan cairan GP-GOLD® – COMPLETE DIESEL TREATMENT setiap kali isi solar, apapun merk dan jenisnya, terlebih jika menggunakan solar CN49 seperti Biosolar.
Contoh Biosolar, terdapat kandungan sulfurnya 1200 ppm, kandungan airnya 113,7 ppm, dan tingkat lubrisitas HFRR/ pelumasannya 333,5 micron, terlebih dahulu diurai/ disempurnakan secara kompatibel agar 100% aman digunakan pada mesin diesel Commonrail Direct Injection (CRDi) terutama Euro 4 seperti pada Toyota Innova Reborn Diesel digenerasi terbarunya
Harga eceran GP-GOLD® – COMPLETE DIESEL TREATMENT Rp. 150.000/ botol efektif untuk 50 liter solar. Dalam 1 karton isi 20 botol, untuk pengambilan eceran minimal 1 karton @Rp. 3.000.000,-
Direct Oncall Pt. Makmur Terus Abadi 081399160008
Semua solar apapun merk dan jenisnya merupakan komoditas yang homogen tanpa menyadari bahwa solar adalah suatu campuran yang tidak sempurna atau Uniform, perlu Maintenance 24 Hours agar energinya tetap stabil sehingga tercipta hasil bakar yang sempurna.
Berikut fungsi atau manfaat GP-GOLD® COMPLETE DIESEL TREATMENT pada mesin diesel Commonrail Direct Injection (CRDi) terutama yang standar Euro 2, 3, 4, 5, 6;
Meningkatkan kualitas bahan bakar diesel
Menurunkan/ melenyapkan kandungan air dan kontaminan
Menurunkan kandungan sulfur
Meningkatkan setane
Meningkatkan kandungan lubrisitas secara kompatibel, Menjaga injector tetap bersih dan memperpanjang usia pakai
Mencegah penyumbatan filter solar
Sebagai kompatibility pelumas bahan bakar
Mencegah korosi part fuel line system
Mengurangi kadar emisi gas buang
Aman, tidak mengandung asam, amoniak, dan timbal
Dalam volume kemasan 250 ml efektif untuk 50 liter solar
Petunjuk Pemakaian GP-GOLD® COMPLETE DIESEL TREATMENT: Matikan mesin dan buka tangki penyimpanan solar, masukkan cairan GP-GOLD® COMPLETE DIESEL TREATMENT ke dalam tangki. Untuk penggunaan awal masukkan 0,5% dari volume solar. Pemakaian selanjutnya 0,25% dari volume solar. Kemudian nyalakan mesin kendaraan Anda dan biarkan -/+ 15 menit agar cairan penetrasi pada solar dan Part Fuel Line System.
Teknologi mesin diesel Commonrail merupakan generasi baru dari generasi lamanya, yaitu diesel konvensional. Perbedaan utamanya ada pada Fuel Line System-nya. Pada diesel konvensional masih mengandalkan gerakan kabel besi sebagai penghubung dari pedal gas ke instrumen daleman mesin. Sangat beda dengan generasi Commonrail, mulai dari pedal gas, rpm mesin, panas mesin, dan seterusnya diatur oleh sensor, itu semua pakai sistem komputer yang bernama Engine Control Unit (ECU) untuk menentukan kapan dan berapa banyak solar yang harus disemprotkan kedalam ruang bakar mesin. Tekanan bahan bakar diesel Commonrail kisaran 1600 – 2000 bar sedang diesel konvensional hanya 176 – 225 bar, hal ini yang membuat mesin diesel Commonrail jauh lebih bertenaga dan lebih efisien konsumsi bahan bakarnya.
Namun teknologi Commonrail wajib dipadu atau ada Support dari jenis solar performa tinggi. Hal ini karena Mechanical Technology, Technical Technology, dan jenis solar performa tinggi, adalah satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan dan saling Support.
Tentang jenis solar performa tinggi itu sendiri, masih banyak pengguna atau pemilik mobil diesel Commonrail kurang memahami bahkan tidak paham sama sekali, padahal akibatnya sangat fatal pada kerusakan mesin. Menilai/ menentukan/ melihat baik buruknya kualitas solar jangan berdasar “Termahal Harganya” tapi lebih logis ilmiah masuk akal harus berdasar “Komposisi Kandungannya” solar itu sendiri. Terkait hal ini, kandungan air, tingkat lubritas/ pelumasan, sulfur, tingkat penyalaan/ angka setane adalah hal paling penting dalam melihat/ menilai/ menentukan apakah solar itu berkualitas atau tidak.
Terutama Injector, Fuel Pump, Fuel Filter, atau Part Fuel Line System lainya, sangat perlu solar yang memiliki kandungan air dan sulfur sangat-sangat rendah dan tingkat lubrisitas/ pelumasan yang kompatibel. Ini Basic Profile dari kualitas solar yang benar-benar diperlukan kinerja diesel Commonrail.
Riilnya, kandungan air dan sulfur yang ada pada solar, penyebab 95% Injector mampet buntu jebol. Begitu juga tingkat lubrisitas minyak solar yang kompatibel sangat diperlukan untuk mencegah terjadinya keausan pada pompa injeksi dan Injector mesin diesel Commonrail. Lubrisitas/ pelumas terdapat dalam sulfur dan komponen sulfur yang memberikan perlindungan terhadap permukaan logam tersebut adalah Polycylic Aromatic yang mengikat oksigen, sulfur, dan nitrogen.
Sebagai tambahan literasi, bahwa minyak solar adalah jenis bahan bakar hidrokarbon dan bersifat tidak sempurna atau Uniform serta memiliki kelemahan alami. Yaitu semakin jauh meninggalkan kilang (Refinery) atau tersimpan lama maka akan terserang oksidation, ozone, dan microornisme (bakteri, ragi, dan jamur) yang tumbuh berkembang biak dalam solar sehingga turun energi potensialnya atau jadi jenis solar performa rendah.
GP-GOLD® – ALFACT®+SOLVENT BASE FORMULA SUPER KOMPATIBEL ADDITIVE, BEKERJA MENGIKAT/ MENURUNKAN KANDUNGAN AIR, SULFUR, DAN MEMBUAT TINGKAT LUBRISITAS/ PELUMAS BERUBAH SECARA KOMPATIBEL, BEGITU JUGA ANGKA SETANE-NYA. DENGAN DEMIKIAN BIOSOLAR 100% AMAN DAN BISA DIGUNAKAN PADA MESIN COMMONRAIL STANDAR EURO
Pt. Makmur Terus Abadi – Engine Treatment Manufacturer And Supplier, melalui standar ALFACT®+SOLVENT BASE FORMULA SUPER KOMPATIBEL ADDITIVE sejak 1991 dipercaya sebagai vendor tetap Sub Bengkel Resmi ATPM dibeberapa merk mobil untuk Support solusi penyelesaian masalah kerusakan mesin mobil akibat penggunaan solar yang tidak berkualitas, oli pelumas yang kurang kompatibel, dan minimnya intensitas service berkala.
Jadi, seperti mesin mobil diesel Commorail Direct Injection (CRDi) terlebih Standar Euro 4, 5, 6 bisa dan 100% aman menggunakan jenis solar performa rendah seperti Biosolar atau solar CN49. Asal sebelum solar masuk ke saluran Injector dan masuk ruang bakar mesin terlebih dahulu ditambahkan cairan GP-GOLD® – ALFACT®+SOLVENT BASE FORMULA SUPER KOMPATIBEL ADDITIVE.
Diantara item produk yang ada, andalan utamanya PT. MAKMUR TERUS ABADI adalah;
GP-GOLD® CARBON CLEANER SUPER CONSENTRATED – Formula khusus untuk membersihkan kotoran debu/ karak akibat sisa hasil pembakaran dalam mesin secara kompatibel menyeluruh;
Membersihkan, melapisi dan melindungi endapan karbon yang menempel pada ruang bakar mesin/ part fuel line system
Memulihkan tenaga mesin seperti baru kembali
Menurunkan kadar emisi gas buang
Meningkatkan efisiensi bahan bakar
Menghilangkan ngelitik/ knocking/ detonasi pada mesin
Anti korosi terhadap logam
Untuk mesin diesel dan bensin
Tidak mengandung asam, amoniak, dan timbal
GP-GOLD® COMPLETE DIESEL TREATMENT – Untuk semua mesin diesel Commonrail Direct Injection (CRDi) terlebih untuk Standard Euro 4,5,6 agar 100% aman dan bisa menggunakan solar CN49 atau sejenis Biosolar;
Meningkatkan kualitas bahan bakar diesel
Menurunkan/ melenyapkan kandungan air dan kontaminan
Menurunkan kandungan sulfur
Meningkatkan setane
Meningkatkan kandungan lubrisitas secara kompatibel, Menjaga injector tetap bersih dan memperpanjang usia pakai
Mencegah penyumbatan filter solar
Sebagai kompatibility pelumas bahan bakar
Mencegah korosi part fuel line system
Mengurangi kadar emisi gas buang
Aman, tidak mengandung asam, amoniak, dan timbal
Dalam volume kemasan 250ml efektif untuk 50 liter solar
GP-GOLD® COMPLETE PETROL TREATMENT – Untuk mesin modern mobil bensin terutama rasio kompresi mesin 10,0:1 sd 14,0:1 terutama Standard Euro 4,5,6 agar aman dan bisa pakai bensin RON90 terlebih RON diatasnya;
Meningkatkan kualitas bensin ke level yang lebih tinggi secara kompatibel
Menjaga performa mesin tetap stabil optimal
Menghilangkan gejala ngelitik pada mesin
Menjaga injektor tetap bersih dan awet
Melenyapkan/ menurunkan kadar air dan kontaminan
Mencegah penyumbatan filter bensin dan fuelpump
Sebagai kompatibility pelumasan bensin
Mengurangi kadar emisi gas buang
Aman, tidak mengandung amoniak, asam, dan timbal
Dalam kemasan 250ml untuk 50 liter bensin
GP-GOLD® OIL TREATMENT OPTIMIZER – Untuk mesin modern mobil diesel/ bensin terlebih Standard Euro 4,5,6 agar performa mesin tetap awet terawat;
Meningkatkan derajat kelicinan oli mesin
Perlindungan extra terhadap gesekan, tekanan, dan panas,
Melapisi elemen katup batang torak kejala bunyi
Mengembalikan performa mesin jadi optimal
Suara mesin berubah jadi halus, 6. Mencegah oli masuk keruang bakar mesin
Dapat digunakan dimesin bensin maupun diesel
Efektif memperpanjang pemakaian oli mesin
Sebagai detergensi, dispersan, dan anti oksidan kualitas oli tetap stabil pada kondisi optimal
Aman tidak mengandung asam, amoniak, dan timbal
Tentang Management Pt. Makmur Terus Abadi saat ini Anda bisa klik info artikel dibawah ini
Semua teknologi rancang bangun mesin mobil modern apapun merk dan jenisnya, baik itu kaitannya dengan Technical Tecnology mapun Mechanical Technology sudah amat sangat sempurna – dengan demikian yang namanya performa mesin pastilah lebih optimal bila dibanding mesin mobil konvensional.
Meski demikian, bukan berarti mesin mobil modern terbebas dari masalah. Pokok masalahnya bukan ada pada kesempurnaan dari teknologi mesin itu sendiri tapi ada pada masalah bahan bakar yang tersedia dipasaran selama ini.
Seperti kita ketahui, bahwa mesin mobil diesel Commonrail Direct Injection (CRDi) sangat disarankan pakai solar CN53. Begitu juga pada mesin bensin mobil modern – dimana rata2 rasio kompresi mesinnya berada pada angka 10,0:1 sangat dianjurkan pakai Bensin RON95 dan semakin tinggi angka rasio kompresi mesinnya maka hanya bisa menggunakan bensin RON98.
Ternyata, paradigma berpikir kita selama ini atau anjuran seperti uraian diatas tidak selamanya benar, artinya kalau kita ingin mesin mobil aman – terawat atau mendekati kebenaran dalam menentukan/ memilih bahan bakar mobil janganlah selalu berdasar pada “Harga termahalnya” tapi idealnya berdasar “Energi potensialnya”. Dasar pertimbangannya, bahwa;
Bahan bakar adalah campuran kombinasi hidrokarbon, tidak saja bersifat Homogen tapi juga bersifat tidak sempurna atau Uniform
Semua bahan bakar hidrokarbon apapun merk dan jenisnya baik itu Pertalite, Pertamax, Pertamax Turbo, Biosolar, Dexlite, maupun Solardex bisa turun energi potensialnya. Padahal semua mesin mobil perlu adanya energi potensial yang stabil dari bahan bakar itu sendiri. Sebagai tambahan literasi, semakin jauh meninggalkan kilang (Refinery) atau tersimpan lama dalam tangki SPBU atau tangki mobil bahan bakar bisa busuk atau basi akibat oksidasi alam – bisa terserang Oxidation, Ozone, dan Microorganisms yang tumbuh berkembang biak dalam bahan bakar.
Dan pada proses pembakaran dimesin mobil, bahan bakar menerima oksidasi selanjutnya proses ini disebut Redoks – Reduksi Oksidasi. Dari proses oksidasi menghasilkan karbon dioksida, air, dan energi. Akan tetapi tidak semua molekul hidrokarbon terbakar semuanya karena bentuk molekulnya belum terurai (Baca: sebagaimana sifat alami bahan bakar hidrokarbon).
Kini harga bahan bakar mobil sudah naik, komposisi antara bahan bakar spek rendah dibanding spek tinggi selisihnya jauh berbeda. Misal di wilayah DKI, harga Pertamax Turbo Rp. 14.500,-, Pertamax Rp. 12.500,- sedangkan Pertalite hanya Rp. 7.650,-. Untuk mesin mobil diesel, harga Pertaminadex Rp. 13.700,-, harga Dexlite Rp. 12.950,- sedangkan harga Biosolar hanya Rp. 5.150,-
Kami selaku kawakan pegiat komunitas mobil tanah air sekaligus Owner Bengkel mobil diesel Jakarta sejak 1991 memberikan rekomendasi untuk Anda, bahwa semua mobil diesel modern (CRDi) bisa dan 100% aman pakai solar CN48. Begitu juga pada mesin bensin mobil modern dimana rasio kompresi mesinnya diatas 10,0:1 bisa pakai bensin RON90. Simak 3 ( tiga ) Youtube yang kami masud atau yang kami sebut Recommended;
Jika Anda perlu kejelasan apa itu bahan bakar Mobil baik bensin maupun solar, dan cara kerja mesin mobil modern bisa diskusi tukar pengalaman dengan kami, ini Mobile atau WA kami 081399160008
Hampir semua pengendara di Indonesia berharap harga bahan bakar minyak (BBM) murah tapi itu tidak mungkin terjadi terlebih pada kondisi ekonomi dunia sekarang ini. Yang jelas namanya bahan bakar hidrokarbon atau tak terbarukan pasti kian lama kian menipis jumlahnya sehingga hukum dagang berlaku, yaitu Supply Demand.
Untuk wilayah DKI Jakarta saja, per 01 April 2022, harga Pertamax jadi Rp. 12.500,-, Pertamax Turbo Rp. 14.500,-, Dexlite Rp. 12.950,-, dan harga Pertaminadex/ Solardex Rp. 13.700,-, sementara untuk harga Pertalite dan Biosolar belum ada kenaikan. Kondisi harga semacam ini besar kemungkinan merangkak naik terus seiring dengan kondisi perkembangan perekonomian global dunia.
Menilai/ menentukan kualitas bensin atau solar jangan berdasar “harga termahalnya” tapi harus berdasar kondisi “energi potensialnya”.
Banyak pengendara di tanah air masih ada yang beranggapan, kalau spek harga BBM termahal adalah segalanya. Atau kalau tidak pakai BBM termahal maka mesin kendaraan pasti bermasalah, padahal tidaklah semuanya benar. Para pegiat komunitas kendaraan, mekanik yang pengalaman, atau pemain bengkel kendaraan ditanah air sangat paham, bahwa untuk menilai/ menentukan kualitas bahan bakar kendaraan supaya aman atau terhindar dari masalah “beli kucing dalam karung” mereka melihatnya berdasar kondisi energi potensialnya. Angka spek energi potensial bahan bakar inilah yang dibutuhkan/ diperlukan mesin kendaraan diesel maupun bensin. Dengan menggunakan angka spek energi potesial bahan bakar yang proporsional stabil maka kinerja mesin jadi optimal, baik dari segi Technical maupun Mechanical Technology yang tersemat pada mesin itu sendiri.
Pertanyaannya, mengapa harus berdasar energi potensialnya, bukan dari spek harga termahalnya? Berikut penjelasannya;
Semua bahan bakar hidrokarbon apapun merk dan jenisnya (Solardex/ pertaminadex, Dexlite, Biosolar, Pertalite, Pertamax, atau Pertamax Turbo) bisa basi atau busuk atau bisa turun energi potensialnya. Atau semua bahan bakar hidrokarbon, semakin jauh meninggalkan kilang (Refinery) atau tersimpan lama dalam tangki SPBU atau tangki kendaraan bisa terserang Oxidation, Ozone, and Microorganisms yang tumbuh berkembang biak dalam bahan bakar.
Bahan bakar hidrokarbon adalah suatu hal yang komplek, banyak yang berpikir kalau bahan bakar seperti solar atau bensin adalah suatu komuditas yang homogen tanpa menyadari kalau bahan bakar itu sendiri juga suatu campuran yang tidak sempurna atau Uniform.
Semua bahan bakar apapun merk dan jenisnya, pada proses pembakaran dalam mesin kendaraan, bahan bakar menerima oksidasi selanjutnya proses ini disebut Reaksi Redoks (Reduksi – Oksidasi). Dari proses oksidasi menghasilkan karbon dioksida, air, dan energi – tetapi tidak semua molekul hidrokarbon terbakar semuanya karena bentuk molekul yang belum terurai.
Point 1, 2, dan 3 diatas adalah penyebab turunnya kualitas (Degradasi) bahan bakar atau turunnya energi potensialnya dan otomatis berdampak buruk pada performa mesin atau kinerja Technical dan Mecahnical Engine tidak bisa optimal.
100% aman! Jika tau teknik/ caranya: Mobil mesin diesel Commonrail Direct Injection [CRDi] bisa pakai solar CN48 sejenis Biosolar
100% aman! Jika tau teknik/ caranya: Mobil bensin – rasio kompresi mesin 10,0:1 s/d 14,0:1 bisa menggunakan bensin RON90 sejenis Pertalite
Per April 2022 harga bahan bakar memang naik tapi tidak semuanya, untuk bensin RON90 seperti Pertalite dan solar CN48 seperti Biosolar masih tetap harganya. Artinya ini peluang untuk kita semuanya sebagai pemilik kendaraan baik bensin maupun diesel, mengapa?, karena;
Semua kendaraan bensin modern – yang memiliki rasio kompresi mesin 10,0:1 hingga 14,0 :1 apalagi yang dibawah 10,00:1 bisa bahkan lebih aman menggunakan bensin RON90 seperti Pertalite
Semua kendaraan diesel modern Commonrail Direct Injection (CRDi) yang berstandar Euro 2, 3, 4 apalagi diesel konvensional bisa bahkan lebih aman menggunakan solar CN48 seperti Biosolar.
Dengan ketentuan atau asal bahan bakar Pertalite atau Biosolar sebelum masuk keruang bakar mesin kendaraan terlebih dahulu diurai bentuk molekulnya dengan Fuel Catalyst Technology***
Note***: Fuel Catalyst Technology adalah zat yang mempengaruhi, menimbukan, atau mengubah kecepatan reaksi kimia tanpa mengalami perubahan sendiri. Terbuat dari logam khusus seperti Tin, Paladium, Platinum dan unsur kimia lainnya – yang tidak larut dalam bahan bakar. Melalui proses kimiawi yang disebut De-Crack, memformulasikan kembali bahan bakar sebelum masuk keruang pembakaran mesin kendaraan, mencegah oksigen dan hampir semua bakteri yang menyerang bahan bakar serta membalikkan setiap degradasi yang mungkin telah terjadi sebelum bahan bakar tersebut diisikan kembali dalam tangki kendaraan.
Pertimbangannya sangat simpel, yaitu tatkala bahan bakar spek terendah tersebut tersempurnakan, tingkat penyalaan, Volatity, Viskosity, titik tuang, dan titik kabut solar – yang tadinya spek rendah berubah jadi jenis bahan bakar performa tinggi ( Baca: energi potensial stabil ). Otomatis, saat bahan bakar masuk keruang bakar mesin dimana piston berada pada posisi titik mati atas ( TMA ) maka campuran bahan bakar dan oksigen spontas meledak menciptakan daya tenaga maksimal. Demikian juga yang namanya tarikan pedal gas otomatis jadi lebih responsif, suara mesin jadi halus. Tidak sampai disitu, akibat hasil pembakaran yang benar-benar sempurna maka Part Fuel Line System, seperti: Injector, Piston, Silinder Head, Boring, EGR, Turbo, Catalytic, dan Part sekitarnya jadi bersih bebas dari kerak karbon deposit. Otomatis juga PartElectric Feed Pump, Filter, Overflow Valve Klep, Return Manifold, High Pressure Pump, High Pressure Control, Rail Pressure Sensor ECU/ ECM Engine Control Unit bisa berkinerja optimal tanpa kendala.
Teknologi katalis bahan bakar itu sendiri ada sejak 1944 ditemukan oleh ahli kimia Inggris bernama Hendry Patrick Broquet. Di Indonesia, baru ada sejak 1991 dan sudah diaplikasikan pada ratusan ribu mesin kendaraan, apapun merk dan jenisnya. Bila Anda penasaran dan ingin tau detailnya, Anda bisa Googling atau Searching di Internet dengan mengklik BRQ KELAPA GADING.
Atau bisa Anda tanyakan langsung ke pemakai alai ini disemua komunitas kendaraan tanah air karena mereka rata-rata sudah pasang alat ini, seperti; Pajero, Fortuner, Triton, Captiva, Trailblazer, Spin, Innova, Ertiga, Santafe, Palisade, Hyundai H1, Ranger, Everest, Mux, Panther, Hiace, Hilux, Land Cruiser, CRV, Jazz, Accord, Camry, BMW, Mercy, Mazda, X-Trail, Velfire, Alphard, Avanza-Xenia, dan masih banyak lagi.
Bahan bakar hidrokarbon baik solar maupun bensin jika sudah di urai bentuk molekulnya maka berubah jadi jenis bahan bakar hidrokarbon performa tinggi
BRQ UNTUK MESIN DIESEL MODERN – COMMONRAIL DIRECT INJECTION (CRDi);
Tidak perlu pakai Solardex/ Pertaminadex
Cukup pakai Biosolar/ Solar CN48
Hasil pembakaran jadi sempurna
Terbebas arang sisa pembakaran
Terbebas dari kerak karbon deposit
Tarikan mesin jadi ringan
Tenaga berubah jadi maksimal
Suara mesin jadi halus
Asap knalpot jadi bersih
Menurunkan emisi -/+ 50%
Tanpa resiko, 100% aman dimesin.
Tanpa merubah settingan mesin aslinya
1X pasang untuk 400.000km
Money Back Guarantee 90Days
BRQ UNTUK MESIN BENSIN MODERN (RASIO KOMPRESI MESI 10,0:1 s/d 14,0:1);
Mampu meningkatkan kualitas bensin berdasar jumlah rasio kompresi mesin kendaraan, atau mampu menurunkan kebutuhan angka Ratio Of Number ( RON ) dari bensin yang diperlukan mesin kendaraan.
Atau Rasio kompresi mesin 10,0:1 s/d 14,0:1 aman pakai Pertalite
Mampu mengoptimalkan tenaga akselarasi mesin kendaraan
Mampu mengoptimalkan proses pembakaran pada mesin
Mampu membersihkan kerak di tangki, selang bensin, karburator, dan mesin
Mampu mengurangi secara signifikan biaya perawatan mesin
Tanpa merubah settingan mesin aslinya
Tanpa resiko kerusakan pada mesin
1x pasang efektif untuk 400.000km
Money back guarantee 90 Days
BRQ KELAPA GADING – Head Office – Sejak 1991
Gading Boulevard Kelapa Gading, Ruko Plasa Pasifik Blok A1 #1,3,5, RT.18/RW.8, West Kelapa Gading, Kelapa Gading, North Jakarta City, Jakarta 14240. Mobile/ WA. 081399160008
Anda mendapatkan BRQ FUEL CATALYST dengan mudah, yaitu;
Datang langsung pasang/ Install ke Workshop – 081399160008
Melalui Workshop minta barang dikirim via JNE/ TIKI – 081399160008
Atau order via Online Shop BRQ KELAPA GADING BUKALAPAK – 081399160008
Sudah jadi rahasia publik utamanya bagi pegiat Automotive Community atau pemain diesel tanah air, bahwa performa mesin diesel paling Perfect And The Best adalah Pajero Sport yang mesin berkode 4N15 berkapasitas 2.400 cc MIVEC. Asupan solarnyapun nggak boleh sembarangan harus solar CN53 sejenis Pertaminadex/ Solardex karena memang untuk tipe mesin ini benar-benar sensitif bila dibanding dengan mesin diesel Commonrail Direct Injection ( CRDi ) lainnya, seperti Santafe, Palisade,H1, Innova Reborn, Fortuner, Captiva, Ranger, Everest, Land Cruiser, Mux, dan sejenisnya.
Naiknya harga Pertaminadex/ Solardex ( solar CN53 ) jadi Rp. 13.200,- bagi pegiat Automotive Community atau pemain mobil diesel tanah air itu sendiri tidak berpengaruh sama sekali karena pada umumnya mereka paham apa itu solar dan bagaimana cara pakainya Biosolar agar mesin aman dan performa mesin tetap terjaga.
Menentukan/ menilai kualitas solar – janganlah dilihat dari “harga termahal-nya” tapi yang benar adalah kondisi kualitas “energi potensial-nya”.
Semua solar apapun merk dan jenisnya (Biosolar, Dexlite, Pertaminadex/ Solardex) bisa basi/ busuk – turun energi potensialnya. Sekali meninggalkan kilang (Refinery) atau tersimpan lama dalam tangki SPBU atau tangki kendaraan akan terserang bakteri, ragi, jamur (Oxidation, Ozone, And Microoganisms) yang tumbuh dan berkembang biak dalam solar. Pada proses pembakaran dalam mesin kendaraan, solar hidrokarbon menerima oksigen dan proses ini disebut oksidasi. Dari proses oksidasi ini menghasilkan karbon dioksida, air, dan energi. Tetapi tidak semua molekul hidrokarbon terbakar semuanya atau tidak terbakar sempurna karena bentuk molekul yang belum terurai (baca: sifat alami kimiawi solar hidrokarbon).
Terkait hal diatas, sebenarnya/ seharusnya solar CN48 sejenis Biosolar bisa aman digunakan mobil diesel Commonrail Direct Injection ( CRDi ). Asal, sebelum masuk keruang bakar mesin terlebih dahulu di urai bentuk molekulnya jadi jenis solar performa tinggi yang energi potensialnya stabil, Fresh atau tidak basi.
Pertimbangannya sangat jelas, yaitu ketika solar spek terendah tersempurnakan, tingkat penyalaan, Volatility, Viskosity, titik tuang, dan titik kabut dari struktur molekul solar – yang tadinya solar spek terendah berubah jadi solar spek tinggi atau naik level yang lebih tinggi. Otomatis, saat solar masuk keruang pembakaran mesin, dimana posisi piston ada pada titik mati atas (TMA) maka campuran solar dan oksigen spontan meledak menciptakan daya tenaga maksimal, otomatis tarikan pedal gas terasa lebih responsif dan suara mesin berubah lebih halus. Tidak sampai disitu, akibat hasil pembakaran yang sempurna atau benar juga bermanfaat pada Part Fuel Line System seperti: Injector, Piston, Silinder Head, Boring, EGR, Turbo, Catalytic, dan Part sekitarnya jadi bersih bebas dari kerak karbon deposit.
Masih ingat Eelco Koudijs – Journey Of Wonder – Cappucino? Pakai Pajero Sport Dakar 4X4 yang berkode 4N15 berkapasitas 2.400 cc MIVEC. Atau tipe mesin diesel Commonrail paling sensitif terhadap solar, keliling 34 negara menempuh rute perjalanan 65.000 km selama 11 bulan. Sebelum berangkat, mampir ke Workshop BRQ KELAPA GADING minta dipasangkan BRQ FUEL CATALYST.
Eelco Koudijs – Journey Of Wonder – Cappuccini: telah membuat jadwal perjalanan dari Jakarta – Pontianak – Serawak – ( Malaysia ) – Singapura – Malaysia – Thailand – Laos – Tiongkok – Kyrgyztan – Tajikistan – Uzbekistan – Iran – Turki – Eropa – ( Belanda, Austria, Kroasia, Portugal, Italia, Swiss, dan Perancis ) – Afrika, dan terakhir Pakistan.
Silahkan Googling atau Searching, apakah semua negara yang dilintasi tersebut kualitas solarnya lebih bagus dari Pertaminadex/ Solardex? Atau bahkan dibawah kualitas Biosolar?. Jawabannya, kurang lebih sama dengan Biosolar, bahkan pada banyak negara terutama negara miskin terlebih wilayah ekstrem kualitas solarnya jauh lebih parah dibanding Biosolar.
11 bulan lamanya atau singgah 34 negara atau65.000 km yang ditempuh oleh Eelco Koudijs/ Pajero Dakar 4×4 tahun 2017 pakai solar seadanya atau kualitas solar dibawah Biosolar ini fakta dan jadi berita dunia otomotif. Jadi jangan panik kalaupun Pertaminadex/ Solardex tidak ada.
Sebagai pengguna mobil Diesel Commonrail Direct Injection ( CRDi ) terlebih seperti Pajero Sport berkode mesin 4N15 berkapasitas 2.400 cc MIVEC, Anda bisa dapat BRQ FUEL CATALYST dengan mudah, yaitu melalui:
Datang atau pasang langsung ke Workshop BRQ KELAPA GADING – 081399160008
Order minta dikirim dari Workshop BRQ KELAPA GADING – 081399160008
Order via Online Shop BUKALAPAK BRQ KELAPA GADING – 081399160008
Berikut beberapa Vlog Youtube mengenai mobil Diesel Commonrail ( CRDi ) pakai Biosolar tapi sebelumnya di urai bentuk molekulnya dengan BRQ FUEL CATALYST;
PERTAMINADEX NAIK? JANGAN PANIK! ADA SOLUSI CERDASNYA – BERDASARKAN FAKTA KEJADIAN NYATA TANPA REKAYASA
Masih ingat Eelco Koudijs – Cappuccino – Journey Of Wonder? menggunakan PAJERO DAKAR 4X4 tahun 2017 Keliling 34 negara, menempuh rute 65.000 km selama 11 bulan, balik ke tanah air dalam kondisi aman dan sukses sebagai Around The World!
Note Pajero Dakar 4X4 tahun 2017: Mesin berkode 4N15 berkapasitas 2.400 cc MIVEC dengan turbocharged dan Intercooled yang mampu menghasilkan tenaga sebesar 181 dk dan torsi 430 Nm di 2.500 rpm. Tipe mesin diesel Commonrail Direct Injection ( CRDi ) ini dikenal paling peka/ sensitif terhadap kualitas solar.
Sebelum berangkat, mampir ke Workshop BRQ KELAPA GADING minta dipasangkan BRQ FUEL CATALYST.
Mereka telah membuat jadwal perjalanan dari Jakarta – Pontianak – Serawak – ( Malaysia ) – Singapura – Malaysia – Thailand – Laos – Tiongkok – Kyrgyztan – Tajikistan – Uzbekistan – Iran – Turki – Eropa – ( Belanda, Austria, Kroasia, Portugal, Italia, Swiss, dan Perancis ) – Afrika, dan terakhir Pakistan.
Silahkan Googling atau Searching, apakah semua negara yang dilintasi tersebut kualitas solarnya lebih bagus dari Pertaminadex/ Solardex? Atau bahkan dibawah kualitas Biosolar?. Jawabannya, kurang lebih sama dengan Biosolar, bahkan pada banyak negara terutama negara miskin terlebih wilayah ekstrem kualitas solarnya jauh lebih parah dibanding Biosolar.
Untuk mendapatkan BRQ FUEL CATALYST, ada beberapa cara:
Langsung datang pasang ke Workshop BRQ KELAPA GADING – Mobile WA. 081399160008
Langsung order ke Workshop KELAPA GADING minta dikirim Via JNE/ TIKI – Mobile WA. 081399160008
Atau order Via Toko Online BukaLapak BRQ KELAPA GADING – Mobile WA. 081399160008 Klik,
Anda salah satu pemilik mobil diesel Commonrail Direct Injection ( CRDi )? Berikut, beragam Youtube mobil diesel Commonrail Direct Injection ( CRDi ) pakai Biosolar setelah Install BRQ FUEL CATALYST;
Rancang bangun mesin mobil modern saat ini minimal berstandar Euro 2, tapi sudah banyak juga yang berancang bangun Euro 3, 4, 5, bahkan 6. Semakin tinggi standar Euro dari mesin mobil maka dibutuhkan/ diperlukan jenis bahan bakar performa tinggi. Jika tidak maka mesin cepat sekali rusak pada akhirnya harus turun mesin.
Menilai atau menentukan bahan bakar yang berkualitas tinggi tidak selalu atau tidak bisa berdasar harga “termahal” tapi harus berdasar kandungan energi potensialnya. Mengapa? Karena bahan bakar itu sendiri punya beberapa kelemahan yang bersifat alami.
Masih banyak pengendara ditanah air kurang mengetahui kelemahan dan fungsi bahan bakar, padahal fungsi dan kelemahan bahan bakar menempati posisi pertama dari pemborosan dalam berkendara.
Semua bahan bakar kendaraan terbuat dari hidrokarbon ( Bensin: Pertamax Turbo, Pertamax, Pertalite dan Solar: Pertaminadex, Dexlite, Biosolar ) Pada proses pembakaran dalam mesin kendaraan hidrokarbon menerima oksigen dan proses ini disebut oksidasi. Dari proses oksidasi menghasilkan karbon dioksida, air, dan energi tetapi tidak semua molekul hidrokarbon terbakar sempurna karena bentuk molekul yang belum terurai ( sebagaimana sifat alami bahan bakar hidrokarbon ).
Bahan bakar kendaraan adalah sesuatu hal yang komplek, kebanyakan dari kita berpikir bahwa bahan bakar seperti bensin atau solar adalah suatu komoditas yang homogen tanpa menyadari bahwa bahan bakar adalah suatu campuran yang tidak sempurna atau Uniform.
Sebagaimana kita beli di SPBU, bensin atau solar adalah suatu campuran yang terdiri dari sekitar 40 bentuk primer dan 1000 bentuk sekunder dari molekul hidrokarbon. Kalau bahan bakar itu murni maka hanya ada beberapa atau hanya satu bentuk molekul saja. Bentuk molekul gas alam adalah sangat pendek dan ringan sedangkan bentuk molekul Asphalt adalah sangat panjang dan berat. Namun demikian banyak molekul-molekul ringan dan berat ini terdapat dalam bahan bakar bensin atau solar yang dijual di SPBU.
Perihal pengilangan bahan bakar, dimana bahan bakar diproduksi dengan proses penyulingan dari minyak mentah. Hal ini tidak dapat membuang semua molekul-molekul berkinerja buruk untuk menghasilkan bahan bakar yang lebih ideal.
Sebagai tambahan, semua bahan bakar apapun merk dan jenisnya ( Bensin: Pertamax Turbo, Pertamax, Pertalite dan Solar: Pertaminadex, Dexlite, Biosolar ) bisa busuk/ basi – turun energi potensialnya. Sekali bahan bakar meninggalkan ( Refinery ) kilang atau tersimpan, bahan bakar akan terserang oksidasi, ozon, dan mikroorganisme (bakteri, ragi, dan jamur) yang tumbuh berkembang biak dalam bahan bakar.
Semua proses ini akan menurunkan kualitas (Degradasi) bahan bakar dan menghasilkan produk lebih buruk yang mencegah mesin berkinerja pada tingkat yang optimal. Bahan bakar buruk ini tidak terbakar sempurna didalam mesin dan tidak menghasilkan energi yang potensial yang maksimal. Beberapa molekul diantaranya membentuk timbunan karbon, Gum, dan yang lain tidak terbakar sempurna – membawa hidrokarbon yang tidak terbakar kedalam saluran gas buang.
Ini adalah salah satu alasan mengapa kendaraan modern masa kini memerlukan katalisator konverter untuk mengurangi emisi gas beracun. Gas-gas beracun hidrokarbon yang tidak terbakar (UHC) dan Karbon Monoksida (CO) tidak akan timbul kalau konversi energi didalam mesin berjalan sempurna. Katalisator konverter pada sistem pembuangan menyediakan lingkungan untuk reaksi kimia dimana hidrokarbon yang tidak terbakar dalam mesin dibakar ulang dengan sempurna.
Demikianlah proses pembakaran ulang ini berjalan terus tapi hal ini berlangsung diluar ruang pembakaran mesin atau kejadian setelah bahan bakar terbakar, dimana tidak ada energi bermanfaat yang menghasilkan untuk performa tenaga dan akselerasi mesin.
Mendasari berbagai sisi kelemahan yang sifatnya alami dari bahan bakar seperti uraian diatas, dapatlah ditarik kesimpulan, bahwa betapapun mesin kendaraan Anda berteknologi tinggi sebut saja mobil modern tapi kalau hanya menggunakan bahan bakar apa adanya, tanpa dibarengi dengan kualitas bahan bakar yang benar atau proporsional maka bisa dipastikan performa mesin kendaraan Anda kurang optimal. Bahkan justru yang terjadi sebaliknya, tarikan pedal gas terasa berat, tenaga tidak bisa maksimal, suara mesin berubah jadi kasar, dan part pada bagian Fuel Line Sytem cepat rusak pada akhirnya harus turun mesin ( Overhaul ).
Anda Salah Satu Pemilik Mobil Bermesin Diesel Commonrail? Bijak Kiranya Memahami/ Mengetahui, Apa Itu Commonrail? Dan Bagaimana Cara Kerjanya. Hal Ini Sungguh Sangatlah Penting, Mengingat 90% Mesin Commonrail Cepat Rusak Atau Overhaul Disebabkan Hal Yang Remeh. Yaitu Ketidakmengertiannya Cara Kerja Mesin Diesel Commonrail Itu Sendiri.
Seperti kita ketahui bersama bahwa kualitas amunisi tenaga mesin diesel tergantung kinerja 3 ( tiga ) Hal. Yaitu hal teknis, mekanis, dan kualitas solar yang digunakan dan masing-masing tidak bisa berdiri sendiri tapi saling keterkaitan, begitu juga pada teknologi Commonrail itu sendiri.
Teknologi Commonrail adalah revolusi dari mesin diesel konvensional atau lebih tepatnya disebut sebagai penyempurna teknologi mekanis dan teknis yang terdapat pada mesin diesel. Cara kerja Commonrail pada mobil diesel itu sendiri hampir sama dengan Electronic Fuel Injection mesin bensin.
Utama letak bedanya antara mesin diesel konvensional dengan Commonrail ada pada sistem kontrol solar. Pada kontrol mesin diesel konvensional masih mengandalkan gerakan kabel besi penghubung dari pedal gas, putaran komponen yang bisa menggeser pintu besar atau kecilnya solar, dan lain-lain.
Yang jelas, output tenaga yang dihasilkan Commonrail dibanding diesel konvensional perbedaannya sangat mencolok, dari yang tidak responsif berubah jadi maksimal responsif, bahkan bisa melebihi mesin bensin. Hanya saja, maksimal tidaknya tenaga Commonrail sangat-sangat tergantung kualitas solar yang digunakan. Atau bisa disebut, teknologi Commonrail sangat identik dengan kualitas solar yang digunakan. Atau jika menggunakan kualitas solar yang salah maka fatal akibatnya.
Commonrail adalah satu kesatuan penyempurna teknologi mekanis dan teknis utamanya pada mekanisme Injection atau sistem saluran solar. Terdiri dari beberapa komponen seperti Fuel Tank, Fuel Filter, Supply Pump, High Pressure Pump, Accumulator, Injector, katup, pengatur tekanan, berbagai sensor, serta Electronic Driver Control.
Seluruh komponen tersebut bekerja dengan sinergi atau memakai pengontrol katup selenoid yang dikendalikan secara elektronik. Sekali lagi, dengan menggunakan kualitas solar yang benar maka bisa dipastikan solar terinjeksi sesuai jumlah yang dibutuhkan.
Pada mesin diesel Commonrail Direct Injection ( CRDi ) atau mesin generasi terbaru menyemprotkan solar langsung keruang bakar ( Baca: bukan Intake Manifold ). dengan tekanan yang sangat tinggi – sehingga menghasilkan uap pengkabutan solar yang sangat halus, akibatnya proses pembakaran jadi jauh lebih sempurna. bukan sampai disitu, pada generasi Commonrail sekarang ini telah menggunakan fitur Injector Piezoelectric untuk meningkatkan presisi. Dengan tekanan solar hingga 3.000 bar atau setara 44.000 psi, pompa solar yang digunakan juga khusus karena tidak mudah memampatkan solar atau bahan bakar cair ini menjadi ribuan psi. Pastinya atau pada umumnya digunakan Mechanical Pump untuk mampu menghasilkan tekanan sebesar tersebut diatas. Begitu juga hal Timing waktu pembukaan pada Injector diatur oleh Engine Control Unit yang berhubungan dengan berbagai sensor pada mesin lainnya – untuk mengatur waktu buka/ tutup Injector secara presisi yang tentunya mengakibatkan proses pembakaran optimal.
Sederhananya, mengingat tenaga mesin itu sangat tergantung hal teknis, mekanis, dan kualitas solar maka dalam hal ini untuk mesin diesel Commonrail Direct Injection ( CRDi ) diperlukan/ dibutuhkan solar dengan komposisi kandungan Particulate, Sulphur Content yang rendah dan Cetane ( CN )yang tinggi. Atau solar yang energi potensialnya yang bisa stabil, Fresh atau tidak basi/ tidak busuk.
Berikut Flowchart atau alur proses dari sebuah program diesel Commonrail Direct Injection ( CRDi ) terbagi atas:
Electric Fuel Pump ( Tidak semua kendaraan menggunakan sistem pompa bahan bakar elektrik ). Fungsi utamanya adalah memberikan asupan solar pompa utama yang mampu memberikan tekanan sangat tinggi ke “Rail”.
Filter memiliki fungsi yang sangat penting sekali untuk menyaring solar sebelum memasuki pompa dan selanjutnya dikirimkan ke Rail dan berakhir di Injector. Injector ini memiliki tingkat kerapatan yang sangat kecil dan presisi, sehingga adanya partikel kotoran pada bahan bakar akan menyebabkan Injector mampet.
Overflow Valve Klep yang mengatur kelebihan solar dengan tekanan tinggi untuk dapat kembali ke tangki utama solar.
Return Manifold mengontrol solar kembali ke ke tangki utama solar.
High Pressure Pump, pompa solar dengan tekanan sangat tinggi ini merupakan “jantung” dari sistem Commonrail Direct Injection. Ini adalah alat yang dapat meningkatkan pasokan solar sehingga memiliki tekanan yang sangat tinggi. Saat mesin dalam keadaan hidup, pompa solar ini dapat menghasilkan tekanan lebih dari 2.000 bar. Bandingkan tekanan pada Commonrail ini dengan tekanan pada ban kendaraan pada umumnya yang hanya memiliki tekanan sekitar 2,5 sampai 3,5 bar
High Pressure Control Valve ( Tidak semua kendaraan menggunakan sistem pompa bahan bakar elektrik ). Fungsi utamanya adalah mengkontrol tekanan didalam pompa (High Pressure Pump). Kontrol ini dilakukan oleh ECU / ECM.
Rail Pressure Censor memonitor tekanan pada sistem Rail.
Rail ini adalah Terminology Commonrail dimana solar dari pompa disalurkan dan disimpan menunggu waktu bukaan injektor yang dikontrol oleh ECU / ECM untuk selanjutnya disemprotkan ke ruang pembakaran.
Injectors Injectors pada sistem Commonrail dikontrol oleh ECU / ECM. Penggunaan Injector yang berkualitas dengan presisi yang sangat tinggi akan menentukan tingkat pengkabutan solar sehingga menjadi butiran yang sangat halus dan sempurna.
ECU / ECM Engine Control Unit yang mengatur waktu buka / tutup Injector, serta lamanya waktu buka Injector. Sistem elekronik komputer ini saling tersambung dengan berbagai perangkat dan sensor lainnya (kecepatan mesin, tekanan turbo, beban mesin, dll) sehingga akan menentukan berbagai faktor lainnya demi memberikan pasokan solar yang tepat waktu dengan jumlah yang sesuai.
#WARNING_SATU 10 Point – Flowchart atau atau alur proses dari sebuah program diesel Commonrail Direct Injection ( CRDi ) tersebut diatas bisa sempurna atau bisa menghasil tenaga maksimal jika dibarengi kualitas solar yang benar. Yaitu Particulate ( untuk menilai tingkat kebersihan solar ) yang rendah, Sulphur Content ( untuk emisi kesehatan Catalytic Coverter ) rendah, dan angka Cetane ( berkaitan dengan tingkat kemampuan solar terhadap putaran mesin yang tinggi ) atau CN yang tinggi.
#WARNING_DUA pastikan kualitas solar yang Anda gunakan benar agar tidak terjadi kerusakan fatal pada mesin. Mengingat harga penggantian Part bersarnya 2X lipat dibanding mesin bensin. Atau konsultasikan pada kami BENGKEL MOBIL DIESEL JAKARTA Mobile/ WA. 081399160008.
#INNOVA_REBORN_DIESEL_COMMUNITY -Seperti kita ketahui bahwa New Toyota Innova Reborn diesel dibekali mesin tipe 4 Siliner Segaris, 16 Katup, DOHC, VVT-i berkapasitas 2.494 cc.Mesin tersebut merupakan mesin D-4D Commonrail atau yang sering kita dengar sebagai mesin Diesel Commonrail Direct Injection ( CRDi ) yang Notebene harus menggunakan jenis solar performa tinggi sejenis Pertaminadex tapi yang benar-benar Fresh atau selalu stabil energi potensialnya. Jenis tipe mesin ini pulalah disebut mesin diesel modern paling canggih di abad sekarang.
Dengan menggunakan jenis solar kualitas tinggi sejenis Pertaminadex tapi yang benar-benar Fresh atau stabil energi potensialnya mesin ini mampu memuntahkan tenaga maksimal sebesar 102 Ps pada 3.600 Rpm dan torsi sebesar 26,5 Kgm pada 2.600 Rpm. Konsumsi bahan bakarnya mencapai 11,9 Km/l untuk rute kombinasi dan 18,3 Km/l untuk penggunaan Eco Driving.Problem utamanya sekarang adalah, harga Pertaminadex sudah naik dari Rp. 11.150,- jadi Rp. 13.200,-. Itupun, untuk mendapatkan jenis solar performa tinggi sejenis Pertaminadex tapi yang Fresh atau benar-benar stabil energi potensialnya tidak mudah.
VlogYoutube ini untuk Anda. Yaitu 3 ( tahapan ) penilaian Toyota Innova Reborn Diesel menggunakan Biosolar dan terbukti Recommended;
KONTEN YOUTUBE SUDAH DITONTON 42.000 PEMIRSA
Anda salah satu pemilik Toyota Innova Reborn diesel? Saya pikir pilihan Anda sangatlah tepat. Mengingat mesin diesel perawatannya lebih murah dan simpel dibanding mesin bensin, disamping itu bahan/ material rancang bangun mesinnya lebih kuat. Hanya saja, cara merawatnya harus benar-benar sesuai anjuran Manual Book yang ada, utamanya;
Service rutien berkala
Ganti filter solar setiap 5.000 Km s/d 7000 Km
Selalu menggunakan jenis solar performa tinggi
3 ( tiga ) Point diatas sangat utama dan penting jika tidak maka mesin cepat rusak atau turun mesin ( Overhaul ). Biaya perbaikannyapun termasuk ganti Part yang rusak tidaklah sedikit, total lebih besar 2x lipat bahkan lebih dibanding mesin bensin.
Jadi sekali lagi, kata kunci atau rahasia agar mesin Toyota Innova Reborn diesel tetap awet gres seperti baru terus, ada pada perawatannya.
Semua bengkel resmi ATPM mengklaim, bahwa 90% mesin diesel Commonrail Direct Injection ( CRDi ) rusak atau turun mesin akibat faktor solar. Penilaian seperti ini sungguh sangatlah masuk diakal, mengingat semua bahan bakar adalah hidrokarbon, pada proses pembakaran dalam mesin hidrokarbon menerima oksigen, proses ini selanjutnya disebut oksidasi. Dari proses oksidasi menghasilkan karbon dioksida, air, dan energi. Tetapi tidak semua molekul hidrokarbon terbakar sempurna karena bentuk molekul yang belum terurai.
Semua bahan bakar apapun merk dan jenisnya ( Pertaminadex/ Dexlite/ Biosolar/Pertalite/Pertamax/Pertamax Turbo ) adalah bahan bakar hidrokarbon atau disebut komoditas homogen atau tidak sempurna dan bersifat Uniform. Sebagai tambahan literasi, bahwa sekali bahan bakar meninggalkan kilang ( Refinery ) atau tersimpan lama dalam tangki SPBU atau tangki mobil, bahan bakar akan terserang Oksidasi, Ozon, Microorganisms ( bakteri, ragi, dan jamur ) tumbuh berkembang biak dalam bahan bahan. Semua proses ini akan menurunkan kualitas ( Degradasi ) bahan bakar, pastinya performa mesin terganggu dan mempercepat kerusakan mesin.
Menilai/ menentukan/ melihat kwalitas solar bagus jangan dilihat dari “HARGA TERMAHAL-NYA” yang benar dilihat dari “KONDISI ENERGI POTENSIAL-NYA”
Semua jenis solar akan disebut “Jenis Solar Performa Tinggi” jika solar yang dimaksud kondisi kualitasnya Fresh, tidak basi, dan stabil energi potensialnya. Tidak selalu solar yang harganya paling mahal, solar yang termurah seperti solar CN48 atau sejenis Biosolar bisa dikategorikan jenis solar performa tinggi. Asal, sebelum solar CN48 atau Biosolar masuk ke ruang bakar mesin terlebih dahulu diurai bentuk molekulnya.
Pertimbangannya sangatlah jelas, , ketika solar tersempurnakan ( Baca: diurai bentuk molekulnya ), tingkat penyalaan, Volatilitas, Viskositas, titik tuang dan titik kabut dari struktur solar tadi – yang tadinya solar spek kualitas rendah berubah jadi jenis solar performa tinggi. Otomatis, saat solar masuk ruang pembakaran mesin, dimana piston berapa pada Titik Mati Atas ( TMA ) maka campuran solar dan oksigen spontan meledak menciptakan tenaga daya maksimal sehingga tarikan pedal gas jadi lebih ringan, suara mesin berubah lebih halus. Bukan sampai disitu, akibat hasil pembakaran yang sempurna juga berdampak positif pada bagian Part Fuel Line System,seperti Injector, Piston, Silinder Head, Boring, EGR, Turbo, Catalytic, dan Part sekitarnya jadi bersih bebas kerak karbon deposit. Atau daleman mesin tampak seperti baru terus.
Jadi seperti Toyota Innova Reborn diesel milik Anda, yang tadinya selalu menggunakan Pertaminadex atau solar CN53, kini harga Pertaminadex naik jadi Rp. 13,200,- itupun belum tentu terjamin Fresh, tidak basi, dan energi potensialnya selalu stabil, – di Recommended bisa menggunakan solar CN48 atau sejenis Biosolar. Asal, sekali lagi asal, sebelum masuk solar CN48 sejenis Biosolar masuk ke ruang bakar mesin terlebih dahulu diurai bentuk molekulnya.
Untuk membuktikan “Hasil pembakaran benar atau sempurna” atau parameter melihat/ menilai apakah solar CN48 atau sejenis Biosolar adalah kategori jenis solar performa tinggi yang Fresh, tidak basi, dan energi potensialnya selalu stabil sangatlah mudah;
By data atau tes uji emisi pasti lolos
Bisa dirasakan, terutama tarikan dan tenaganya
Suara mesin berubah jadi halus
Tidak keluar asap kehitaman pada knalpot
Lebih riil lagi jika daleman mesin dibuka pasti Part bagian Fuel Line System bersih bebas kerak karbo deposit
Alat yang saya maksud atau BRQ FUEL CATALYST, Anda bisa dapatkan melalui berbagai cara;
Datang langsung pasang/ Install ke Workshop BRQ KELAPA GADING – 081399160008
Order minta dikirim dari Workshop BRQ KELAPA GADING – 081399160008
Atau order via Online Shop BUKALAPAK BRQ KELAPA GADING – 081399160008
Semoga ulasan saya diatas minimal dapat dijadikan salah satu literasi cara merawat mesin Diesel Commonrail Direct Injection ( CRDi ) secara umum, khususnya pada mesin Toyota Innova Reborn Diesel. [PROBLEMMESINDIESEL]
Masih ingat Eelco Koudijs – Journey Of Wonder – Cappucino? Pakai Pajero Sport Dakar 4X4 yang berkode 4N15 berkapasitas 2.400 cc MIVEC. Atau tipe mesin diesel Commonrail paling sensitif terhadap solar, keliling 24 negara menempuh tute 65.000 km selama 11 bulan. Sebelum berangkat, mampir ke Workshop BRQ KELAPA GADING minta dipasangkan BRQ FUEL CATALYST.
Eelco Koudijs – Journey Of Wonder – Cappuccini: telah membuat jadwal perjalanan dari Jakarta – Pontianak – Serawak – ( Malaysia ) – Singapura – Malaysia – Thailand – Laos – Tiongkok – Kyrgyztan – Tajikistan – Uzbekistan – Iran – Turki – Eropa – ( Belanda, Austria, Kroasia, Portugal, Italia, Swiss, dan Perancis ) – Afrika, dan terakhir Pakistan.
Silahkan Googling atau Searching, apakah semua negara yang dilintasi tersebut kualitas solarnya lebih bagus dari Pertaminadex/ Solardex? Atau bahkan dibawah kualitas Biosolar?. Jawabannya, kurang lebih sama dengan Biosolar, bahkan pada banyak negara terutama negara miskin terlebih wilayah ekstrem kualitas solarnya jauh lebih parah dibanding Biosolar.
Berikut beberapa Vlog Youtube mengenai mobil Diesel Commonrail ( CRDi ) pakai Biosolar tapi sebelumnya di urai bentuk molekulnya dengan BRQ FUEL CATALYST;
SEJAK PERTAMINADEX ATAU SOLARDEX NAIK, KONDISI WORKSHOP BRQ KELAPA GADING RAMAI DIKUNJUNGI PELANGGAN BARU. KISARAN -/+ 70 MOBIL PASANG BRQ FUEL CATALYST PER HARI
YANG PUNYA MOBIL DIESEL EURO2,3,4 ADA BAIKNYA KLIK ARTIKEL PENTING DARI “KASKUS – OTOMOTIF” INI: https://kask.us/iNTO3
Punya kendaraan diesel commonrail ( CRDi ) sebenarnya paling diuntungkan jika tau cara merawatnya. Terlebih sekarang harga Pertaminadex naik dari 12.000,- ke 13.500,- tapi solar subsidi tetap harganya, yakni 5.150,-.
Mengapa Pertaminadex jauh lebih mahal dibanding Biosolar? Simpel jawabannya, kualitas menentukan harga. Pertaminadex memiliki angka Cetane ( daya bakar ) CN53 dengan kandungan sulfur maksimal 300ppm, sedangkan Biosolar ber-angka Cetane ( daya bakar ) CN48 dan dengan kandungan sulfur maksimal 2.500ppm ( Part Per Million ).
Atau mungkin karena Biosolar sebagai bahan bakar alat transportasi masal sehingga harganya murah bila dibanding Pertaminadex. Dimana pada rancang bangun mesin kendaraan transportasi masal biasanya masih menggunakan standar Euro 2, artinya berbatas emisi CO: 1,00 g/ km; HC+Nox: 0,70 g/ km; dan PM: 0,08 g/ km atau bisa pakai Biosoalar.
Perlu dimengerti, bahwa solar adalah bahan bakar hidrokarbon atau sesuatu hal yang komplek. Kebanyakan kita berpikir bahwa bahan bakar adalah suatu komoditas homogen tanpa disadari bahwa bahan bakar hidrokarbon itu juga suatu campuran yang tidak sempurna atau bersifat Uniform.
Disamping itu, bahan bakar hidrokarbon juga (Baca: Biosolar, Dexlite, Pertaminadex ) memiliki ciri khas kelemahan alami, yaitu semakin jauh meninggalkan kilang ( Refinery ) atau tersimpan lama dalam tangki SPBU atau tangki kendaraan bisa busuk/ basi – turun energi potesialnya. Hal ini karena proses oksidasi alam, terserang Oksidasi, Ozon, dan Microorganisms ( bakteri, ragi, serta jamur ) tumbuh berkembang biak dalam bahan bakar. Semua proses ini akan menurukan kualitas ( Degradasi ) bahan bakar itu sendiri dan bisa mempercepat kerusakan mesin kendaraan diesel.
Sebenarnya, atau terkait hal diatas, para pemain kendaraan diesel (Baca: pegiat Automotive Community ), mekanik yang sudah kawakan, atau pakar diesel di tanah air, tau betul bagaimana berkendara – cara merawat mesin diesel yang paling aman.
Tidak harus pakai Dexlite terlebih Pertaminadex. Cukup pakai biosolar saja. Tapi sebelum biosolar masuk keruang bakar mesin terlebih dahulu disempurnakan atau diurai bentuk molekulnya ( Baca: semua solar adalah suatu campuran yang tidak sempurna atau bersifat Uniform ) agar jadi jenis solar performa tinggi yang Fresh, tidak busuk, dan selalu stabil energi potensialnya 24 jam ter- Maintenance.
Pertimbangannya, tatkala tersempurnakan, tingkat penyalaan, Volatilitas, Viskositas, titik tuang, dan titik kabut dari struktur molekul Biosolar yang tadinya spek solar rendah berubah jadi jenis solar performa tinggi yang Fresh, tidak basi, stabil energi potensialnya. Otomatis, saat solar masuk ruang pemabakaran mesin – dimana piston berada pada Titik Mati Atas ( TMA ) maka campuran solar dan oksigen spontan meledak menciptakan tenaga maksimal, tarikan enteng, suara mesin berubah jadi halus.
Inilah yang disebut hasil pembakaran sempurna atau benar, dengan demikian yang namanya Part Fuel Line System, seperti Silinder Head, Piston, Boring, EGR, Turbo, Catalystic, dan Part sekitarnya jadi aman bersih, bebas dari kerak karbon deposit.
Saatnya Down Grade solar Anda, dari Pertaminadex/ Solardex ke Biosolar. Terus di Install alat Recommended, yaitu BRQ FUEL CATALYST
Untuk lebih jelasnya, bisa konsultasi ke Owner Bengkel Mobil Diesel Jakarta langsung ke nomor Mobile/ WA. 081399160008.
Atau simak Youtube aneka testimoni Test Drive “Cara aman – Down Grade solar, dari Pertaminadex ke Biosolar” berikut dibawah ini;
EELCO KOUDIJS – JOURNEY OF WONDER – CAPPUCCINO: Mengelilingi 34 Negara Total Menempuh Jarak 65.000Km Selama 11 Bulan Dengan Menggunakan Solar Seadanya Atau Kualitas Solar Diragukan Include Pasang BRQ FUEL CATALYST